my destiny

January 30th, 2009

akhirnya sampai juga aku dipenghujung masa kanak-kanak ku

membangun sebuah impian ditengah realita busuknya dunia

aku terbangun dari buaian duniawi

mengingatkanku akan surgawi yang akan kutuju

takdir membawaku kesebuah kematian

dan takdir pula membawa rohku dalam dekapan TUHAN

tapi kini aku masih ada di dunia

berpijak pada masa sekarang

dan meninggalkan jejak sebagai masa lalu

kedewasaan roh membawaku

dalam pengetahuan akan tujuan aku hidup dan tumbuh di dunia ini

bukan kedewasaan berpikir dan tubuh

yang membawa ketempatku sekarang

kini yang aku lihat hanyalah cahaya

tak ada lagi bayang-bayang hitam yang mengahtuiku

seperti malamnya malam

The End

untuk temanku

October 2nd, 2008

Mungkin inilah penyesalan terbesarku

tak mungkin terbayar kecuali dengan kematian

berharap bertemu

sekalipun hanya sebuah ilusi

Mungkinkah disana

dia tetap mengingatku??

terus menungguku??

butuh berapa lama

mungkinkah hitungan detik

atau juga hitungan tahun

hingga akhirnya aku bisa bertemu kembali dengannya

hanya untuk mengucapkan

“maaf”

berharap berdamai dengannya

seperti damai surga

tempat dia berada sekarang

The End